" Apabila Ada Masalah silahkan Hub 085765084539 "
[1. Ask about Point Blank Offline + Cara Mengatasi Point Blank Eror
]
[ 2.New Cara Menginstal Point Blank Offline Via Text ]
[ Click Here1 ] [ Click Here2 ] [ New Launcher ] Update !!
Attetion : Blog Masih dalam Masa Proses Maintenance, Untuk Informasi lebih lanjut silahkan Hub : 085765084539/ PIN 7D7A913C Trimakasih..

Rabu, 10 September 2014

0 Satuan turunan SI

Sistem Internasional Satuan (SI) menspesifikasikan tujuh satuan dasar SI dari semua satuan pengukuran yang terbentuk. Unit-unit lainnya disebut satuan turunan SI dan juga dianggap sebagai bagian dari standar tersebut. Satuan SI mendunia setelah 'Le Système International d'Unités, Prancis memilih untuk menggunakan sistem universal, terpadu dan mandiri-konsisten unit pengukuran yang berdasarkan sistem MKS (meter-kilogram-sekon). Nama dari satuan SI selalu ditulis dalam huruf kecil. Simbol satuan berasal dari nama orang, selalu dengan huruf awal kapital (misalnya, adalah simbol hertz (Hz), tetapi meter menjadi m).

Turunan satuan dengan nama-nama khusus

Satuan dasar dapat dikombinasikan untuk mendapatkan satuan pengukuran besaran lainnya. Sebagai tambahan dari dua satuan tanpa dimensi yaitu radian (rad) dan steradian (sr), 20 satuan turunan lainnya memiliki nama khusus. Nama satuan yang berasal dari satuan dasar SI
Nama satuan yang berasal dari satuan dasar [SI]
Nama Simbol kuantitas Ekuivalen Ekspresi dalam hal satuan dasar SI
hertz Hz frekuensi 1/s s−1
radian rad sudut m/m satuan tak berdimensi
steradian sr sudut ruang m2/m2 satuan tak berdimensi
newton N gaya, berat kg⋅m/s2 kg⋅m⋅s−2
pascal Pa tekanan N/m2 kg⋅m−1⋅s−2
joule J energi, usaha, kalor N•m C•V
W•s
kg⋅m2⋅s−2
watt W daya, fluks radiant J/s V⋅A
kg⋅m2⋅s−3
coulomb C muatan listrik s⋅A s⋅A
volt V tegangan listrik, beda potensial, gaya gerak listrik W/A J/C
kg⋅m2⋅s−3⋅A−1
farad F kapasitansi C/V kg−1⋅m−2⋅s4⋅A2
ohm Ω hambatan, Impedansi, reaktansi V/A kg⋅m2⋅s−3⋅A−2
siemens S konduktansi, admitansi 1/Ω A/V
kg−1⋅m−2⋅s3⋅A2
weber Wb fluks magnet J/A kg⋅m2⋅s−2⋅A−1
tesla T kuat medan magnet, kerapatan fluks magnet V⋅s/m2 Wb/m2
N/(A•m)
kg⋅s−2⋅A−1
henry H induktansi V⋅s/A Wb/A
kg⋅m2⋅s−2⋅A−2
celsius °C suhu relatif terhadap 273,15 K K - 273.15 K - 273.15
lumen lm fluks cahaya cd⋅sr cd
lux lx Iluminansi lm/m2 m−2⋅cd
becquerel Bq peluruhan radioaktif (peluruhan per satuan waktu) 1/s s−1
gray Gy dosis terserap (pada radiasi pengion) J/kg m2⋅s−2
sievert Sv dosis ekuivalen (pada radiasi pengion) J/kg m2⋅s−2
katal kat aktivitas katalis mol/s s−1⋅mol
Satuan umum lainnya, seperti liter, bukan merupakan satuan SI, tetapi diterima untuk digunakan dengan SI .

Satuan tambahan

Hingga 1995, SI mengelompokkan radian dan steradian sebagai unit tambahan, tetapi penunjukan ini ditinggalkan dan unit dikelompokkan sebagai satuan turunan.

Sumber : Wikipedia

0 Awalan SI

Prefix SI adalah awalan (prefiks) yang dapat diaplikasikan ke satuan SI untuk membentuk sebuah satuan yang menandakan kelipatan dari satuan tersebut. Banyak awalan SI sudah ada sebelum sistem SI itu sendiri diperkenalkan pada 1960.
Sebagai contoh, awalan kilo yang berarti dikalikan dengan 1.000, maka 1 kilometer berarti 1.000 meter dan 1 kilowatt berarti 1.000 watt. Awalan mili berarti dibagi dengan seribu, maka 1 milimeter berarti 1/1.000 meter dan 1 mililiter berarti 1/1.000 liter.
Awalan SI
1000n 10n Prefiks Simbol Sejak[1] Skala pendek Skala panjang Desimal
10008 1024 yotta- Y 1991 Septillion Quadrillion 1 000 000 000 000 000 000 000 000
10007 1021 zetta- Z 1991 Sextillion Trilliard / Seribu triliun 1 000 000 000 000 000 000 000
10006 1018 exa- (eksa-) E 1975 Quintillion Trillion / Triliun 1 000 000 000 000 000 000
10005 1015 peta- P 1975 Quadrillion Billiard / Seribu biliun 1 000 000 000 000 000
10004 1012 tera- T 1960 Trillion / Triliun Billion / Biliun 1 000 000 000 000
10003 109 giga- G 1960 Billion / Biliun Milliard / Seribu miliar 1 000 000 000
10002 106 mega- M 1960 Juta/Satu juta 1 000 000
10001 103 kilo- k 1795 Ribu/Seribu 1 000
10002/3 102 hekto- h 1795 Ratus/Seratus 100
10001/3 101 deka- da 1795 Puluh/Sepuluh 10
10000 100 (tidak ada) (tidak ada) NA Satu 1
1000−1/3 10−1 desi- d 1795 Sepersepuluh 0.1
1000−2/3 10−2 centi- c 1795 Seperseratus 0.01
1000−1 10−3 mili- m 1795 Seperseribu 0.001
1000−2 10−6 mikro- µ 1960 Sepersejuta 0.000 001
1000−3 10−9 nano- n 1960 Billionth Milliardth 0.000 000 001
1000−4 10−12 piko- p 1960 Trillionth Billionth 0.000 000 000 001
1000−5 10−15 femto- f 1964 Quadrillionth Billiardth 0.000 000 000 000 001
1000−6 10−18 atto- a 1964 Quintillionth Trillionth 0.000 000 000 000 000 001
1000−7 10−21 zepto- z 1991 Sextillionth Trilliardth 0.000 000 000 000 000 000 001
1000−8 10−24 yocto- y 1991 Septillionth Quadrillionth 0.000 000 000 000 000 000 000 001
Awalan SI juga umum digunakan dalam teknologi informasi. Tapi tidak seperti umumnya sistem metrik yang berbasis desimal (perkalian dengan 10), awalan SI dalam teknologi informasi memakai sistem biner (perkalian dengan 2).
Tabel awalan SI dalam sistem biner
n 1024n Awalan Simbol Ekuivalen dengan angka Ekuivalen dengan basis 2
8 1.0248 yotta Y 1.208.925.819.614.629.174.706.176 280
7 1.0247 zetta Z 1.180.591.620.717.411.303.424 270
6 1.0246 exa E 1.152.921.504.606.846.976 260
5 1.0245 peta P 1.125.899.906.842.624 250
4 1.0244 tera T 1.099.511.627.776 240
3 1.0243 giga G 1.073.741.824 230
2 1.0242 mega M 1.048.576 220
1 1.0241 kilo k atau K 1.024 210
0 1.0240

1 20
Contoh: 1 kilobyte adalah 1.024 byte sedangkan 1 megabyte adalah 1.024x1.024 byte = 1.048.576 byte.

Sumber : Wikipedia

Rabu, 03 September 2014

0 Referensi Alat Ukur Elektronika Beserta fungsinya

Dalam disiplin ilmu elektronika ada berbagai macam besaran dan satuan yang digunakan. Hal tersebut dapat diukur menggunakan Macam-macam alat ukur elektronika. Berikut adalah macam - macam alat ukur elektronika:

1. Untuk Mengukur Tegangan Listrik ( Volt Meter )

    Voltmeter adalah alat/perkakas untuk mengukur besar tegangan listrik dalam suatu rangkaian listrik. Voltmeter disusun secara paralel terhadap letak komponen yang diukur dalam rangkaian. Alat ini terdiri dari tiga buah lempengan tembaga yang terpasang pada sebuah bakelite yang dirangkai dalam sebuah tabung kaca atau plastik. Lempengan luar berperan sebagai anode sedangkan yang di tengah sebagai katode. Umumnya tabung tersebut berukuran 15 x 10cm (tinggi x diameter).



2. Untuk Mengukur Arus Listrik ( Ampere Meter )

    Amperemeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik yang ada dalam rangkaian tertutup. Amperemeter biasanya dipasang berderet dengan elemen listrik atau dipasang seri. Cara menggunakannya adalah dengan menyisipkan amperemeter secara langsung ke rangkaian.


3. Untuk Mengukur Hambatan Listrik ( Ohm Meter )
 
    Ohm-meter adalah alat pengukur hambatan listrik, yaitu daya untuk menahan mengalirnya arus listrik dalam suatu konduktor. Besarnya satuan hambatan yang diukur oleh alat ini dinyatakan dalam ohm. Alat ohm-meter ini menggunakan galvanometer untuk mengukur besarnya arus listrik yang lewat pada suatu hambatan listrik (R), yang kemudian dikalibrasikan ke satuan ohm.

Desain asli dari ohmmeter menyediakan baterai kecil untuk menahan arus listrik. Ini menggunakan galvanometer untuk mengukur arus listrik melalui hambatan. Skala dari galvanometer ditandai pada ohm, karena voltase tetap dari baterai memastikan bahwa hambatan menurun, arus yang melalui meter akan meningkat. Ohmmeter dari sirkui itu sendiri, oleh karena itu mereka tidak dapat digunakan tanpa sirkuit yang terakit.

Tipe yang lebih akurat dari ohmmeter memiliki sirkuit elektronik yang melewati arus constant (I) melalui hambatan, dan sirkuti lainnya yang mengukur voltase (V) melalui hambatan. Menurut persamaan berikut, yang berasal dari hukum Ohm, nilai dari hambatan (R) dapat ditulis dengan:

R = V / I

V menyatakan potensial listrik (voltase/tegangan) dan I menyatakan besarnya arus listrik yang mengalir.

Untuk pengukuran tingkat tinggi tipe meteran yang ada di atas sangat tidak memadai. Ini karena pembacaan meteran adalah jumlah dari hambatan pengukuran timah, hambatan kontak dan hambatannya diukur. Untuk mengurangi efek ini, ohmmeter yang teliti untuk mengukur voltase melalui resistor. Dengan tipe dari meteran ini, setiap arus voltase turun dikarenakan hambatan dari gulungan pertama dari timah dan hubungan hambatan mereka diabaikan oleh meteran. Teknik pengukuran empat terminal ini dinamakan pengukuran Kelvin, setelah metode William Thomson, yang menemukan Jembatan Kelvin pada tahun 1861 untuk mengukur hambatan yang sangat rendah. Metode empat terminal ini dapat juga digunakan untuk melakukan pengukuran akurat dari hambatan tingkat rendah.




4. Untuk Mengukur Tegangan, Arus, dan Hambatan Listrik ( Multimater )

     Multimeter atau multitester adalah alat pengukur listrik yang sering dikenal sebagai VOM (Volt-Ohm meter) yang dapat mengukur tegangan (voltmeter), hambatan (ohm-meter), maupun arus (amperemeter). Ada dua kategori multimeter: multimeter digital atau DMM (digital multi-meter)(untuk yang baru dan lebih akurat hasil pengukurannya), dan multimeter analog. Masing-masing kategori dapat mengukur listrik AC, maupun listrik DC.
Sebuah multimeter merupakan perangkat genggam yang berguna untuk menemukan kesalahan dan pekerjaan lapangan, maupun perangkat yang dapat mengukur dengan derajat ketepatan yang sangat tinggi.


5. Untuk Mengukur Gelombang Listrik ( Osciloscope )

    Osiloskop adalah alat ukur elektronika yang berfungsi memproyeksikan bentuk sinyal listrik agar dapat dilihat dan dipelajari. Osiloskop dilengkapi dengan tabung sinar katode. Peranti pemancar elektron memproyeksikan sorotan elektron ke layar tabung sinar katode. Sorotan elektron membekas pada layar. Suatu rangkaian khusus dalam osiloskop menyebabkan sorotan bergerak berulang-ulang dari kiri ke kanan. Pengulangan ini menyebabkan bentuk sinyal kontinyu sehingga dapat dipelajari.


Osiloskop biasanya digunakan untuk mengamati bentuk gelombang yang tepat dari sinyal listrik. Selain amplitudo sinyal, osiloskop dapat menunjukkan distorsi, waktu antara dua peristiwa (seperti lebar pulsa, periode, atau waktu naik) dan waktu relatif dari dua sinyal terkait.
Semua alat ukur elektronik bekerja berdasarkan sampel data, semakin tinggi sampel data, semakin akurat peralatan elektronik tersebut. Osiloskop, pada umumnya juga mempunyai sampel data yang sangat tinggi, oleh karena itu osiloskop merupakan alat ukur elektronik yang mahal. Jika sebuah osiloskop mempunyai sampel rate 10 Ks/s (10 kilo sample/second = 10.000 data per detik), maka alat ini akan melakukan pembacaan sebanyak 10.000 kali dalam sedetik. Jika yang diukur adalah sebuah gelombang dengan frekuensi 2500Hz, maka setiap sampel akan memuat data 1/4 dari sebuah gelombang penuh yang kemudian akan ditampilkan dalam layar dengan grafik skala XY.


6. Generator fungsi
 
Generator fungsi adalah alat ukur yang digunakan sebagai sumber pemicu yang diperlukan, merupakan bagian dari peralatan (software) uji coba elektronik yang digunakan untuk menciptakan gelombang listrik. Gelombang ini bisa berulang-ulang atau satu kali.



Macam Alat Ukur Elektronik dan Fungsinya
Generator fungsi
Generator fungsi analog umumnya menghasilkan gelombang segitiga sebagai dasar dari semua outputnya. Segitiga ini dihasilkan oleh kapasitor yang dimuat dan dilepas secara berulang-ulang dari sumber arus konstan.

Tipe lain dari generator fungsi adalah sub-sistem yang menyediakan output sebanding terhadap beberapa input. Contohnya, output berbentuk kesebandingan dengan akar kuadrat dari input. Alat seperti itu digunakan dalam sistem pengendali umpan dan komputer analog. -


7. Frekuensimeter

Frekuensi listrik adalah menyatakan berapa kali terjadi perubahan polariteit dari sumber arus bolak-balik. Herzt adalah satuan frekuensi listrik. Istilah Herzt adalah menyatakan besarnya perubahan polarisasi setiap detik. Frekuensi-meter adalah Alat untuk mengukur besarnya frekuensi listrik. Alat ini hanya satu buah untuk satu generator dan dipasang pada papan pembagi utama (Main Switch Board).
Frekuensimeter
8. Wattmeter

Daya adalah menyatakan berapa cepat suatu usaha dilakukan dan dapat berupa
kerja mekanik atau energi listrik atau energi kalor. Watt adalah satuan daya. Istilah Watt adalah menyatakan besarnya energi yg dikeluarkan setiap detik. Besarnya daya listrik (Watt) dapat diperoleh dari hasil kali antara Ampere dan Volt. Alat untuk mengukur besarnya daya listrik ialah Watt-meter, tapi lebih sering digunakan yang lebih besar yaitu kW-meter (kilo Watt meter).
KWmeter

Sabtu, 21 Juni 2014